Masih banyak orang yang bingung potensi apa yang di milikinya, padahal kebutuhan hidup terus mendesak. Sehingga mereka hanya pintar mencari alasan-alasan. Padahal dalam diri seseorang itu sudah di bekali keahlian tersendiri, seperti dalam firman-Nya,

قَدْ عَلِمَ كُلُّ أُنَاسٍ مَّشْرَبَهُمْ
“Sungguh tiap-tiap suku telah mengetahui tempat minumnya (masing-masing).” (QS Al-Baqarah [2]: 60)

Hanya saja manusia cepat sekali menyerah, Allah maha adil tidak memberikan kesuksesan hanya pada orang yang berfisik sempurna. Tapi bagi siapa yang mau bangun dari kelemahannya.

إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا۟ مَا بِأَنفُسِهِمْ
“Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS Ar-Ra’d: 11)

Selama memperbaiki keahlian, kita juga jangan lupa memperbaiki diri dari sifat buruk ke yang lebih baik lagi.

*Cita-cita juga sudah harus di bangun dari sekarang, tidak ada kata terlambat*

وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَٰنِ إِلَّا مَا سَعَىٰ
“dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya”

وَأَنَّ سَعْيَهُۥ سَوْفَ يُرَىٰ
“dan bahwasanya usaha itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya).”

ثُمَّ يُجْزَىٰهُ ٱلْجَزَآءَ ٱلْأَوْفَىٰ
“Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna.(QS An-Najm: 39-41)”

Keunggulan dan kerja keras tidak mengenal garis keturunan, gelar, mata pencaharian, ataupun jenjang pendidikan. Siapa saja yang memiliki semangat tinggi, jiwa yang selalu ingin tahu, dan tingkat kesabaran yang yang baik, akan masuk ke dalam tingkatan orang-orang yang tinggi. (‘Aidh al-Qarni).

Cobalah terus menuliskan hal-hal penting apa yang harus anda capai, lalu cobalah mewujudkannya, mungkin dengan bertemu dengan seorang yang tertentu, pergi ke tempat yang menambah semangat, atau setelah melakukan sebuah ibadah.

Previous articleKhutbah Arobiyah
Next articleDitepian Iman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here